Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2009

RSBI, by Pucho

Hey semua!

Ternyata susah juga masuk RSBI ya… Bersyukurlah kalian siswa-siswi yang telah Lolos menjadi murid RSBI. Karena, persaingan siswa untuk masuk ke sekolah RSBI favorit semakin ketat & susah lho! Kalau mau tau lebih lanjut, simaklah artikel dibawah ini!

Akhir akhir ini, Kehadiran 260 sekolah RSBI telah memberi perhatian masyarakat luas, baik di Jakarta maupun kota-kota lain di Indonesia. Banyak dari sekian orang tua bangga jika anak-anak mereka berhasil masuk ke sekolah-sekolah yang berlabel RSBI tersebut. Namun, bagi sebagian sekolah, R-SBI itu dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempromosikan sekolahnya. Waw, hebat yah! ^^

Kenapa sih harus diadakan Program RSBI?

Lahirnya program RSBI tak lepas dari kondisi mutu pendidikan kita yang hingga kini masih memprihatinkan. Program RSBI merupakan salah satu upaya untuk menggenjot mutu pendidikan Indonesia agar setara dengan negara-negara lain, sehingga mutu lulusannya memiliki daya saing yang tinggi dan agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di kancah internasional.

Setiap SMP SBI/RSBI harus menggunakan bahasa komunikasi global, terutama bahasa Inggris dan menggunakan teknologi komunikasi informasi (information communication technology/ICT). Proses belajar - mengajar di SBI harus menggunakan bilingual, terutama untuk pelajaran matematika dan sains.

Lalu… SUSAH ga nih masuk RSBI itu? Terus, cara nge-daftarnya gimana dong ?
Hhhhmmm… Sebenarnya sih susah-susah gampang ya… kalau mau masuk RSBI itu harus mengikuti Tes Akademik… Nah, Ada dua tahap seleksi yang harus diikuti para calon siswa, yaitu memenuhi persyaratan dan melengkapi persyaratan. Memenuhi persyaratan yaitu mengisi formulir pendaftaran, surat keterangan mengikuti UN, pas foto 2x3 dan 3x4 masing-masing dua lembar, foto copy rapor SMP sebanyak satu rangkap dan telah dilegalisir serta menandatangani surat pernyataan. Aduh duh… repot juga tuh ya… -_-

Tes lanjutan yang harus diikuti itu berupa Tes Bahasa Inggris (TOEFL), Tes Matematika dan tes IPA. Jadwal tes bisa berubah menyesuaikan jadwal pengumuman kelulusan.Tahapan hasil penerimaan berdasarkan rangking dari hasil tahapan. Siswa yang masuk berdasarkan hasil rangking tahapan selanjutnya bisa mendaftar ulang. Yaah,,, semoga yang nyoba lulus deh… ^^ (Amiiin…)

Lalu, Diknas Pendidikan memberikan Standar nilai UN rata-rata 8,5 untuk calon siswa SBI, baik itu SMP maupun SMA. Wew… Susah juga yah untuk masuknya apalagi kalau sudah jadi Siswa RSBI! ^^

Dan ternyata, Proses masuk ke RSBI/SBI itu sama seperti jalur pendaftaran regular lho! yaitu calon siswa RSBI dapat melakukan pendaftaran melalui http://www.psbsby-online.net . Jadi, tinggal daftar aja deh di internet daripada susah & repot daftar langsung ke Sekolah RSBI-nya! Iya kan? ^^

Jika kalian para Calon RSBI tidak lulus tahap 1, jangan khawatir, Karena akan ada Tahap ke-dua juga kok! So, Don’t Worry Be Happy~ ^_^

Terus, Apa aja ya Aktivitas kegiatan RSBI/SBI itu?
Menjadi murid RSBI sangatlah tidak gampang, biasanya sehabis usai pelajaran sekolah (Senin-Jumat) itu ditambah dengan kegiatan Ekstrakulikuler, yaitu berupa OSN (Mathematic, Biology, Physic & Astronomy), English Strengthning, Interactive English, Robotic, Sinematografi & melukis.

Lalu, ada juga kegiatan luar seperti:
SCB (Smart Character Building)
ASIAN Dialogues
Science Camp
Shadow Teaching Program
Twinning Program
Dll ^^

Kalau begitu ada yang ngebingungin nih... Apa bedanya sih RSBI dengan SBI?
Nih yaaa, kalau RSBI itu adalah Rintisan Sekolah Berstandar International. Jadi, sebelum sekolah national itu menjadi Sekolah Berstandar International (SBI), maka sekolah tersebut merintis dan menyiapkan sekolahnya untuk menjadi sekolah national yang berkualitas international.

Sedangkan SBI itu adalah sekolah nasional yang menyiapkan peserta didik berbasis Standar Nasional Pendidikan (SNP) Indonesia berkualitas Internasional dan lulusannya berdaya saing Internasional.

So guys… Kalau kamu-kamu tertarik dan berminat masuk RSBI, coba saja daftar dan cari tau informasinya! siapa tau (?) kalian diterima dan nantinya kalian bisa menjadi lulusan yang berdaya saing international lho!

Gitu-gitu, masuk RSBI/SBI itu ada untungnya! Yaitu kalian bisa mendapat pengalaman dan pengetahuan baru yang belum dialami, lalu karena bahasa inggrisnya yang paling diterapkan disana, kalian bisa menguji dan memperbagus bahasa inggris kalian jadi semakin Oke!


UN UN UN, by Alifa

Huwaaaaaaaaaaa.. Banyak berita tentang UN..

Yang beberapanya adalah yang dibawah ini..

Kabar Baik :
1) Siswa SD Jalani Ujian Akhir di Balik Jeruji (masih ada semangat lhoo!!)
2) Pelajar SLB Tetap Semangat Ikuti Ujian Nasional (cayoooooo!!!)
3) Ruang Kelas Nyaris Roboh, Siswa Tetap Jalani UN (semangat 45!! lho??)

Ada hitam, ada putih..
Ada kabar baik, ada kabar buruk..

Kabar Buruk :
1) Stress tak lulus ujian, Tri Pilih Tenggelam di Sumur
2) Kecewa tak lulus UNAS, siswa SMU overdosis miras
3) 841 Siswa SMP Depok Tak Lulus Ujian Nasional
4) 6.052 Siswa SMP & MTs Tak Lulus UN di Sumbar
5) 1.530 Siswa SMP di Medan Gagal UN
6) 3.112 Siswa SMP-MTs di Yogyakarta Gagal UN
7) 55 Siswa SMA di Depok Tidak Lulus
8) Seluruh Siswa di 7 Sekolah di NTT Tidak Lulus
9) Satu Sekolah Tidak Lulus? Salah Sendiri!
10) Ratusan Siswa di Karanganyar Tidak Lulus UN
11) 619 Pelajar di Ibukota Absen UASBN


Sabtu, 20 Juni 2009

Sekolah Gratis, by Rere





"Sekolah gratis, ada di mana-manaa...."

Kalian pasti udah nggak asing lagi kan sama kalimat di atas. hehehe
Emang, sekarang di tv sering banget kita denger iklan tentang sekolah gratis.

Yep, mulai Januari 2009 ini pemerintah udah membebaskan SPP buat siswa-siswa SD dan SMP di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh naiknya bantuan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang di dalamnya termasuk sumbangan dana SPP, dana Penerimaan Siswa Baru (PSB), dan juga bantuan buku. Rincian dana BOS yang diterima setiap siswa adalah sebagai berikut :

1. Rp. 400.000/ tahun untuk SD / SDLB di wilayah kota
2. Rp. 397.000/ tahun untuk SD/ SDLB di kabupaten
3. Rp. 575.000/ tahun untuk siswa SMP/ SMPLB/ SMPT di kota
4. Rp. 570.000/ tahun untuk SMP/ SMPLB/ SMPT di kabupaten

Tapi, apakah sekolah gratis ini hanya ada untuk sekolah-sekolah negeri aja?
Nggak dong! Pemerintah juga udah meminta kepada sekolah-sekolah swasta buat mendata siswa-siswa yang nggak mampu di sekolah itu, lalu siswa-siswa yang nggak mampu akan dibebaskan dari biaya operasional sekolah. Dan juga, buat siswa-siswa yang mampu, sekolah juga nggak akan meminta pungutan biaya yang berlebihan.

Adanya peringanan biaya pendidikan ini, bukan berarti menyebabkan penurunan
kualitas pendidikan lho. Pemerintah juga akan tetap menjaga mutu pendidikan yang diberikan kepada pelajar-pelajar Indonesia. Makanya, dengan adanya sekolah gratis, banyak banget pihak yang diuntungkan. Murid, orangtua, guru pun
juga diuntungkan, karena pemerintah juga akan meningkatkan kesejahteraan
guru dengan menaikkan pendapatan guru.

Dengan adanya pendidikan gratis, pelajar Indonesia dapat menempuh pendidikan dasar 9 tahun dengan lancar. Kualitas SDA Indonesia pun akan meningkat dengan meningkatnya masyarakat yang berpendidikan. Dengan begitu, derajat bangsa kita pun akan terangkat.

Tapi bagaimana jika suatu waktu terjadi hambatan dan sekolah masih mengalami kekurangan untuk mendanai biaya operasionalnya? Tenaaang, karena bantuan dari APBD akan selalu siap sedia! Jadi proses belajar-mengajar akan tetap berjalan dengan lancaaar.


Hmm, tapi, sayangnya, sekolah gratis ini nggak tersedia di sekolah-sekolah RSBI dan SBI.
Hah? Apaan tuh RSBI dan SBI? Kalau mau tau, klik aja di sini.

Nah, keliatan kan sekarang, betapa mudahnya pendidikan dengan adanya sekolah gratis. Mudah-mudahan program ini berjalan lancar ya, jadi anak-anak Indonesia nggak ada lagi yang putus sekolah. X)



Selasa, 28 April 2009

Keesokan Harinya, by Alifa

Sejumlah sekolah di Balikpapan mengeluhkan pemadaman listrik di malam hari, karena hal ini menyulitkan siswa untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti ujian nasional (UN).

"Siswa belajar malam atau subuh sebelum mengikuti ujian, mereka susah kalau lampunya padam," kata Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Balikpapan Sugianto. Bayangin aja, kalo kita musti belajar seperti gambar di samping, yang hanya mengandalkan lilin, GIMANA BISA KONSENTRASI?? Saya pun pernah dalam kondisi seperti yang ada di gambar ini. Dan komentar salah satu teman saya adalah saya belajar atau menjalankan ritual pemanggilan arwah?

Menanggapi hal itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Pemerintah Kota Balikpapan akan menyurati PLN Cabang Balikpapan, untuk meminta meniadakan pemadaman listrik baik siang atau malam hari selama pelaksanaan ujian nasional.

"Kami buatkan surat siang ini, dan langsung dikirimkan kepada PLN. Paling tidak dua hari ini tidak ada pemadaman listrik," ujar Rizal.

Rizal mengungkapkan, berdasarkan pantuannya sampai hari ini, pelaksanaan UN di Balikpapan berjalan lancar. Tidak ada kendala teknis yang perlu diperhitungkan.

Itu kan kabar baiknya, nah, ini dia kabar buruknya..
Silakan menutup mata, hehehe..

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Depok diduga diwarnai dengan kebocoran kunci jawaban soal UN di kalangan siswa. WOW!!

Ditengarai kunci jawaban tersebut sengaja disebarkan oleh pihak guru kepada siswa yang ditemukan LSM Pendidikan berdasarkan informasi dari orangtua murid. Guru harusnya memberikan contoh yang baik, tapi, ternyata.. Mengapa ada guru yang seperti iniii??
Laporan tersebut diterima LSM Pendidikan Garda Pena Indonesia Cabang Kota Depok, di mana kebocoran terjadi sejak hari pertama UN tingkat SMP berlangsung.

Ketua Garda Pena Indonesia Cabang Depok Cornelis Leo Lamongi mengatakan, dia mendapatkan kunci jawaban soal Bahasa Inggris dari orangtua murid SMP Putra Bangsa, yang tidak mau diberitahukan namanya sekira pukul 07.00 WIB

"Saya ditelepon orangtua siswa itu Senin lalu bahwa SMP Putra Bangsa, Jalan Kedondong Margonda Raya, memberikan bocoran soal UN pakai kertas. Senin lalu dia kasih bocorannya lewat SMS dan sore hari. Saya inginnya dikasih yang asli dan diberikan waktu pagi hari. Dia menyanggupi," kata Cornelis

Menurut Cornelis, bocoran soal yang ditulis dalam kertas itu diberikan nggak secara langsung, tapi dimasukin ke dalem bungkus rokok & bungkus rokok itu diletakkan di halte bus di depan Bank Bukopin Jalan Margonda

"Orangtua takut hal itu membahayakan anaknya. Makanya dia tidak mau memberikan secara langsung. Saya dipandu dia melalui hp," imbuhnya

Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Depok Ade Sarda menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari Cornelis, ia bersama tim lainnya langsung merazia SMP Putra Bangsa

Namun ketika dilakukan razia tidak ada bocoran jawabannya seperti yang dituduhkan Cornelis. "Setelah kami sidak ternyata tidak ada. Saya kira tuduhan itu bohong," tandasnya. Ini menjadi sebuah misteri..
Ada lagi yang dari Kediri..
16 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Kediri langsung dinyatakan tidak lulus dalam Ujian Nasional (UN). Pasalnya, mereka tidak masuk ujian tanpa alasan yang jelas. Parah banget kan??

Menurut keterangan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri, Muladi, dari total 5.339 siswa yang mengikuti Unas, 22 siswa tidak hadir, wew!

"Dari 22 siswa itu, 19 diantaranya dari siswa SMP. Sedangkan 3 siswa berasal dari Mts. Sedangkan 16 siswa tidak memberikan keterangan dan langsung kami nyatakan tidak lulus dan tidak bisa ikut ujian susulan," ujar Muladi
Selain itu, empat siswa dinyatakan meninggal dunia dan dua lainya dalam keadaan sakit. Untuk syarat kelulusan, menurut Muladi siswa minimal mendapat nilai 5,5 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan. "Atau minimal nilai 4 untuk dua mata pelajaran, dan lainya minimal 4,25," terangnya

Sementara Unas di Kabupaten Blitar diwarnai kesalahan cetak pada dua soal ujian pelajaran Bahasa Indonesia. Kesalahan itu membuat peserta bingung.

Kasubdin Pendidikan Lanjutan Menengah Disdik Kabupaten Blitar Isbach Salimi mengakui, ada pertanyaan yang kosong pada dua kolom mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kekosongan ini diduga kesalahan percetakan.

"Mungkin kesalahan ini hanya terjadi di Kabupaten Blitar. Karena pembagian soal per daerah dilakukan sistem paket," ujarnya saat dikonfirmasi.

Meski sudah dilaporkan ke Badan Nasional Standart Pendidikan (BNSP) selaku lembaga pembuat soal. Pihak panitia memutuskan siswa untuk mengosongi atau tidak memberikan jawaban.


Senin, 27 April 2009

Cara Beginian Bisa Manjur Nggak Ya??, by Alifa

Banyak cara yang dilakukan untuk mengindari adanya kecurangan dalam Ujian Nasional. Salah satunya adalah dengan menggelar UN tanpa menggunakan kursi dan bangku. Bayangkanlah!
Kebijakan tersebut diterapkan di Madrasah Tsanawiyah (Mts) Asyyiriah Nurul Iman, Bogor, Jawa Barat. Pihak sekolah dengan sengaja melarang siswa-siswanya menggunakan meja saat mengerjakan soal ujian untuk memperkecil potensi kecurangan. Yaaah.. Semoga sih berhasil
"Ini murni untuk menghindari adanya kecurangan, karena keberadaan meja membuat potensi kecurangan semakin besar," ujar Kepala Mts Asyyiriah Nurul Iman, Husni Thamrin di Bogor, Jawa Barat Alhasil, sebanyak 504 siswa harus mengerjakan soal ujian tanpa menggunakan kursi dan bangku.
Mustakim, salah seorang siswa, mengaku kurang nyaman dengan kebijakan ini. Dirinya kurang bisa berkonsentrasi karena harus mengerjakan soal ujian di atas paha. Dia tidak terbiasa duduk sambil membungkuk untuk mengerjakan soal ujian, karena selama ini melakukan proses belajar mengajar menggunakan kursi dan bangku.


Yaaah, UN kok begini??, by Alifa

Gara-gara menikah, enam pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bantul memilih untuk tidak mengikuti Ujian Nasional susulan yang mulai dilaksanakan pada tanggal 27 April 2009 hingga Sabtu 2 Mei 2009 mendatang

Selain tidak mengikuti ujian susulan, enam pelajar tersebut juga nggak mengikuti ujian nasional yang dilaksanakan pada Minggu kemarin. Astagfirullah..

"Mereka sama sekali tidak mengikuti Ujian Nasional maupun Ujian Nasional susulan, walaupun kesempatan sudah diberikan," terang Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Esti Wijayanti

Menurut Esti, pelajar SMK yang tidak mengikuti Ujian Nasional selain gara gara udah menikah, terdapat 4 pelajar yang tidak mengikuti ujian, satu pelajar meninggal dan dua pelajar sakit

"Total pelajar SMK yang tidak mengikuti ujian susulan mencapai 13 pelajar. Sedangkan 2 pelajar lainnya memilih mengikuti ujian susulan pada minggu ini," katanya.

Sedangkan untuk Ujian Nasional susulan untuk pelajar Sekolah Menengah Atas, 4 pelajar yang tidak mengikuti ujian nasional akhirnya satu pelajar mengikuti ujian nasional susulan sedangkan tiga pelajar lainnya memilih tidak mengikuti Ujian Nasional susulan karena alasan sudah bekerja dan tekanan mental (stres)

"Dua pelajar SMK yang tidak mengikuti ujian nasional susulan beralasan sudah dapat pekerjaan, sedangkan 1 pelajar lainnya stres," tandasnya. Wew, parah banget ya??

Nih, ada lagi berita dari Jakarta. Hari pertama Ujian Nasional (UN) untuk SMP yang digelar di Jakarta Utara sejak pagi hingga siang tadi berjalan lancar

Menurut data Sudin Dikdas Jakarta Utara ujian diikuti oleh 185 sekolah dengan jumlah siswa 17.626 peserta. "Terdapat 80 siswa yang tak ikuti ujian," ungkap Kasudin Dikdas Jakarta Utara, Istaryantiningtias di Jakarta

Siswa yang nggak ikut ujian pada umumnya berasal dari siswa SMP Terbuka di SMPN 30 Jalan Melati, Koja & SMPN 270 Sunter, Jakarta Utara. Yang nggak ikut ujian ini, boleh kok ikut ujian susulan tanggal 4 - 7 Mei 2009 mendatang

Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono sempat meninjau pelaksanaan UN di tiga sekolah. Di antaranya SMPN 95 di Kelurahan Sungai Bambu, SMP Al Azhar Kelapa Gading, dan SMPN 114 Koja. Walikota bahkan sempat melihat proses UN bagi siswi berkebutuhan khusus atau tunanetra di SMPN 114

Menurut pengajar di sana, pelajar tuna netra lebih cepat mengerti kalau diajarkan. Bagus lah. Dalam kunjungannya itu, walikota tidak berdialog lama dengan para siswa karena takut nggangu konsentrasi mereka yang tengah bersiap mengerjakan soal UN

Tapiii, Walikota udah mengimbau para siswa di SMPN 95 untuk berdoa terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal-soal. "Saya doakan para peserta UN lulus semua dan jangan lupa berdoa dulu sebelum memulai mengerjakan soal," ujarnya sebelum ujian dimulai.


Senin, 20 April 2009

Target Kelulusan UN, by Alifa

Pemprov DKI Jakarta menargetkan tingkat kelulusan siswa SD di atas angka 99,7% dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) 2008/2009 yang digelar mulai hari ini. Tahun lalu kelulusan siswa SD di DKI Jakarta mencapai 99,7%. Tinggi bukann??

Kepala Bidang Pendidikan TK, SD, dan Pendidikan Luar Biasa Dinas Pendidikan DKI Jakarta Novrida mengatakan, target yang ditetapkan tersebut sangat relevan mengingat para peserta ujian telah mengikuti bimbingan belajar yang diselenggarakan di masing-masing sekolah

"Kami berharap kelulusan 100% atau meningkat di atas tahun lalu," kata Novrida kemarin. Novrida memastikan, sebanyak 141.895 siswa akan mengikuti UASBN yang akan dilaksanakan selama tiga hari pada 11-13 Mei mendatang. Sebanyak 129.379 siswa SD, 123.59 siswa madrasah ibtidaiyah (MI), dan 157 siswa sekolah dasar luar biasa (SDLB)

Mata Pelajaran yang bakalan diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Biar soalnya ngga bocor, ujian yang berlangsung pada pukul 08.00-10.00 WIB ini akan diawasi tim independen yang dibentuk Dinas Pendidikan DKI Jakarta. "Pengawas bukan dari sekolah, melainkan dari sekolah lain sehingga tidak terjadi kecurangan,"tegasnya

Saat ini seluruh soal ujian udah didistribusikan ke sekolah lewat masing-masing rayon seperti SDN 01 Johar Baru untuk wilayah Jakarta Pusat dan sebagainya. Sekolah yang akan menyelenggarakan UASBN adalah sebanyak 3.494, dengan rincian sebanyak 3.026 sekolah SD, 447 sekolah MI,dan 21 SDLB di Jakarta

Novrida menjelaskan lebih jauh, hasil ujian akan diumumkan pada 30 Juni mendatang. Siswa yang nggak hadir bisa ikut ujian susulan yang akan digelar pada 18-20 Mei mendatang. "Mudah- mudahan mereka dapat mengerjakan soal dan lulus dengan nilai baik," harapnya. Amiiin...

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto berharap ujian yang digelar secara serentak ini bisa berjalan lancar. Menurutnya, jumlah peserta UASBN tahun ini menurun dibandingkan tahun kemarin yang mencapai 143.104 siswa

Terkait anggaran pelaksanaan ujian, Taufik menegaskan, pihaknya telah mengalokasikan dana dari APBN dan APBD SD/SDLB sebesar Rp1,6 miliar sehingga tidak ada lagi pungutan atau biaya kepada para siswa peserta ujian. Dananya cukup besar lhooo..

"Kami akan menindak tegas siapapun yang melakukan pungutan kepada para siswa,"tegasnya. Kepala Seksi Kurikulum SD Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sujadiyono mengatakan, meski standar kelulusan sepenuhnya berada di sekolah, pihaknya berharap ada kenaikan sebesar 0,5 untuk masing- masing pelajaran.Tahun lalu nilai kelulusan UASBN dipatok antara 2,5-3 setiap mata pelajaran

Tahun ini nilai kelulusannya diharapkan tidak kurang dari 3,5- 4,75. "Nilai kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah," tandasnya. Sementara itu, Kasudin Pendidikan Dasar (Dikdas) Pemkot Jakarta Barat Suparlan mengatakan, di wilayahnya sedikitnya 28.105 siswa yang akan mengikuti UASBN

Rinciannya, 25.594 siswa SD negeri dan 2.511 siswa SD swasta. "Seluruh peserta telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian akhir,"tuturnya. Dengan demikian, menurut Suparlan, pihaknya optimistis peserta ujian dapat mengerjakan soal dengan baik. Saat mengikuti ujian, seluruh siswa dilarang membawa hape (ponsel). "Kami menjamin, tidak akan ada kecurangan,"jelasnya.



Rabu, 15 April 2009

Ujian Nasional Sebentar Lagi !, By Alifa



Jadwal Ujian Nasional untuk tahun 2009 kini sudah difinalisasi oleh Depdiknas, jadwal tersebut kini akan dikoordinasikan ke setiap Dikmen kota/kab di seluruh Indonesia.

Keputusan itu udah berdasarkan kesepakatan bersama BSNP, Depdiknas dan Depag.

Sementara itu dari data Dinas Dikmenti DKI Jakarta yang terhimpun, jadwal Ujian Nasional tersebut akan diikuti oleh sejumlah pelajaran seperti Bahasa Indonesia, Matematika dan mata pelajaran lainya.

” Untuk mata pelajaran yang akan di tempuh di Ujian Nasional 2009 nanti, akan sama dengan tahun 2008,” kata Pak Rizal staf Darbangdik Dikmenti.


Nih, Jadwal Ujian Nasional tahun 2009 ;

- SMA/MA (20 – 24 April 2009)
- SMP/Mts (27 – 30 April 2009)
- SD/MI (12 – 14 Mei 2009)
- SMK/SMALB (20 – 22 April 2009)

Wew, UN sebentar lagi lhoo.. siap siap yaa.. kuncinya adalah BELAJAR & BEDOA!
Belajar tanpa doa, akan percuma
Hanya berdoa saja, juga percuma karena kita tidak berusaha
Kombinasi dari belajar dan berdoa akan membuahkan hasil yang maksimal
So, Gud Luck!